Guru: digugu dan ditiru. Akronim ini mengingatkan saya tentang profesionalitas sebagai guru. Menjaga profesionalitas sebagai guru dengan menjaga perilaku dan perkataan. Bukankah seorang guru senantiasa menjadi teladan di mata siswa dan lingkungan?
Guru seringkali dianggap manusia setengah dewa padahal ia hanyalah manusia biasa. Yang bisa gundah gulana bahkan memendam marah luar biasa. “
No comments:
Post a Comment
Silakan Gunakan Kolom berikut Untuk Bertanya Lebih lanjut"! Salam KELUARGA BESAR O-KAO!