Saturday, 14 September 2013

Kekuatan Jiwa

Kekuatan Jiwa
Kekuatan jiwa dapat terbentuk dari sikap yang disiplin,disini akan muncul karakter yg kuat bila seseorang mempunyai jiwa yang kuat.

Ini munkin bisa jadi referensi untuk anda:

  • Olah raga. menurut penelitian  bahwa olahraga lebih efektif untuk mencegah dan mengobati depresi dibanding dengan obat-obatan.
  • Mengkspresikan cinta. saling berbagi cinta kasih membuat hidup lebih menyenangkan dan bahagia. Mencurahkan cinta kasih untuk keluarga, kerabat dan orang lain merupakan kunci kebahagiaan rohani. Membantu orang lain membuat hidup  lebih bermakna dan kehadiran Anda diharapkan.
  • Mengurangi tontonan televisi, film dan video.soalnya jika berlebihan m dapat mempengaruhi kesehatan mental. Kekerasan dalam tayangan berita, film laga,  dapat mengurangi keseimbangan emosional, membuat depresi dan mempengaruhi respon emosi Anda. Setelah melihat begitu banyak kekerasan, Anda bisa tidak lagi mengenalinya sebagai kekerasan. Kilasan iklan televisi juga dapat menyebabkan indera dan otak overload dan kelelahan.
 Cobalah membaca berita, daripada menonton berita televisi.
 Membaca lebih berpengaruh lembut pada pikiran dan Anda bisa lebih selektif. 

  • Berapresiasi dan membuat sebuah karya seni. Menikmati seni lukis, seni fotografi, seni musik, seni tari dan berbagai kesenian lainnya bisa menjadi stabilisator mood alami dan bermanfaat menyegarkan pikiran. Menghasilkan karya seni yang dapat dinikmati orang, juga membantu seseorang untuk membangun harga diri, sesuatu yang penting bagi kesehatan mentalnya.
  • Beribadah. Ibadah dan berdoa secara rutin memenuhi kebutuhan rohani yang merupakan komponen vital dalam kesejahteraan jiwa. Mengabaikan kebutuhan spiritual membuat jiwa gelisah dan tidak tenang. Berdoa merupakan sarana yang efektif dalam mencegah dan memerangi masalah tentang kesehatan mental.
  • Rekreasi . habiskan waktu di alam. “Terapi hijau” bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menemukan kedamaian batin, dan menenangkan pikiran Anda, menemukan pencerahan dan membebaskan dari pikiran negatif.
  • Hindari mengisolasi diri. Menjadi bagian dari komunitas yang saling memberikan dukungan dan bertemu secara teratur dapat sangat membantu Anda melewati krisis dan tetap positif.
  • Menjaga diet makanan. Diet dapat memperburuk gejala berbagai penyakit termasuk autisme, skizofrenia, depresi, kecemasan dan serangan panik. Makanan yang dibutuhkan untuk kesehatan mental yang baik adalah buah dan sayuran dan makanan yang mengandung asam lemak esensial. Seperti ikan belida, tongkol, labu dan kacang-kacangan. Susu dan cokelat juga dipercaya menimbulkan efek menenangkan pikiran.
  • Jauhi pornografi. Rangsangan seksual pornografi dapat berkontribusi pada tumbuhnya kekosongan emosional yang dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta kesehatan mental lainnya. Hanya hubungan seksual dengan pasangan yang sah dan saling mengasihilah yang dapat mengisi kebutuhan fisik dan emosional Anda.
  • Melakukan kegiatan yang membangun rasa percaya diri. Belajar memainkan alat musik seperti piano atau biola, menguasai keterampilan bela diri, mendapatkan hadiah lomba. Dan lain sebagainya sangat membantu  anak-anak membangun rasa percaya diri.
  • Menjadi pribadi yang lebih terorganisir. Hindari menunda-nunda pekerjaan dan bersihkan dan tatalah harta benda Anda. Singkirkan kekacauan. Buang barang-barang yang tidak terpakai, selesaikan atau delegasikan pekerjaan yang menggantung dan bila perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menyelesaikan PR-PR Anda.
Demikian munkin sedikit referensi untuk andah bisa menyeimbangkan jasmani dan rohani semoga bermanfaat untuk semua.

Sunday, 28 July 2013

Optimisme Dan Kesuksesan ^-^

Optimisme Dan Kesuksesan ^-^
Untuk menjadi seorang yang sukses pasti pasti dibutuhkan Rasa Optimisme yang kuat dalam dirinya. Kita bia mendefinisikan optimisme adalah perpaduan antara semangat, pandangan , pengharapan, dan kegigihan. Bagi orang yang mempunyai optimisme rendah sampai akhirnya masuk ke dalam ruang pesimisme pasti semangatnya pun menurun, pandangan tak lagi berkembang, harapannya pun menipis dan menjadi  malas-malasan.

Oleh karena itu orang yang tidak mempunyai optimesme akan sulit menjadi orang sukses sebab seorang yang sukses dalam kehidupannya tidak mengenal kata menyerah artinya pantang menyerah, selalu mencari alan keluar sehingga masalah bukan untuk ditakuti, dihindari dan disesali tetapi harus diseleseikan .

Disini saya tuliskan Sepuluh rincian petunjuk untuk menggugah optimisme dalam mengatasi pesimisme,
berikut ulasanya :

  • Bila kita takut akan kegagalan maka  kemungkinannya kita akan ditimpa kegagalan sebagai akibat dari ketakutan kita yang negatif. Marilah setiap saat selalu berfikir positif. Ciptakan pengharapan dan optimisme mengundang keberhasilan
  • Berusaha mencari hal yang positif walau itu dalam kegiatan yang tak disukai. Dengan seperti itu kita akan meningkatkan apa yang hanya kelihatan sebagai kemungkinan kecil untuk berhasil, karena kita melakukanya dengan lebih optimis dan lebih dinamis.
  • Terima sebuah kegagalan dengan rasa humor. Biasanya orang yang mempunyai rasa humor tinggi akan lebih mudah mengatasi suatu kejadian yang negatif, dan pesimisme biasanya timbul kalau orang kurang mempunyai rasa humor.
  • Persoalan jangan terlalu dipikirkan dalam-dalam. Walaupun itu dalam khayalan saja kita jangan memperlihatkan hal yang negatif, tetapi arahkan semua kekuatan kita untuk berpikir positif dan itu akan berefek pada tindakan yang berhasil.
  • Dalam situasi apa pun cobalah menciptakan sikap yang paling positif. Kita akan mendapatkan perubahan emosiaonal. Dan selanjutnya  kepercayaan pada diri kita akan semakin subur.
  • Pesimisme kita jangan digunakan sebagai alasan untuk melindungi  dari sebuah kekecewaan yang mungkin terjadi. Kelemahan ini yang harus kita perangi sampai habis.
  • Kegagalan dalam menyeleseikan masalah jangan dihiraukan berapa banyak kesalahan kita, tapi carilah sisi-sisi yang benar. Semangat akan turun karena kesalahan dan mengakibatkan turunya kepercayaan dalam sepuluh, yang salah lima buah, maka kita akan mendapatkan lima pecahan yang benar dan lima pecahan yang salah.
  • Bergaulah dengan orang-orang yang  mempunyai jiwa optimis dan amatilah tingkah laku mereka. kita akan mempelajari bagaimana menanamkan sikap yang optimis. Dan lebih lagi secara tidak disadari api optimisme akan menyala dalam diri kita.
  • Harus kita ingat selalu bahwa pesimisme bukanlah sifat bawaan. Seperti kebanyakan sifat manusia lainnya, pesimisme dapat dikurangi dan dirubah menjadi satu sikap yang baru yang bernama Optimisme.
  • Apabila optimisme mengakibatkan kita sukses, berilah penghargaan pada kenyataan bahwa karena optimismelah kita menjadi berhasil.


Dari rincian diatas bisa kita lihat bahwa optimesme sangat berperan penting dalam keberhasilan hidup kita,marilah kita menjadi orang-orang yang mempunyai sikap optimisme yang tinggi.sekian dan semoga bermanfaat.

Thursday, 30 May 2013

Bersahabat Dengan Diri Sendiri

Bersahabat Dengan Diri Sendiri
Pada saat kita sedang sendiri sebenarnya kita tidak sendirian,karena kita  selalu ditemani oleh seseorang dan setiap saat kita selalu berbicara dengannya. Orang tersebut paling mengenal siapa kita sebenernya,kita sangat mempercayai kata-katanya  dan dia sangat berpengaruh bagi kita. Positif dan Negatif sebuah hal dalam diri kita juga kadang berasal dari orang itu...ingin tahu siapa dia,,,,dia adalah diri kita sendiri.

Kita harus pintar mengatur diri kita,Jangan sampai diri kita yang satu lagi memberikan pemikiran-pemikiran yang tidak baik dan mengatakan pada kita kata-kta yang negative yang membuat anda merasa sedih/tak bersemangat.Ini sangat berpengaruh pada diri kita,,,coba kita perhatikan betul-betul akan hal ini.

Bila kita belajar dan sudah sedikit mengerti tentang apa diri kita, alangkah baiknya buatlah diri kita yang satunya menjadi penghibur,penyemangat,pendukung kita,yang membuat anda menjadi semakin optimis,percaya diri,semangat,bergairah,senang dan segala perasaan positif lainnya.Selalu masukan kata-kata yang positif untuk diri kita,Contoh untuk bagaimana kita berbicara pada diri sendiri manakala kita sedang ada masalah atau munkin ini sebagai langkah untuk menanamkan pada diri kita tuk selalu berpikir positif.

Contoh bicara pada diri sendiri(Self Talk) yang baik:
Aku : Kenapa ini terjadi padaku??? Why...Why....Why..!!!!
Aku yg 1 lagi: sudahlah kamu harus tetap semangat,tidak ada orang yang tidak pernah gagal, jangan menyerah kamu harus terus maju dan pasti bisa,kamu telah berusaha dengan maksimal,ayo coba lagi jangan sampai semua sia-sia karena putus asa,ingat kesempatan selalu ada.
Aku : Baiklah aku akan tetap semangat,ucapanmu sangat  sangat membantu dan masuk akal. Kamu memang hebat.(bentuk sebuah pujian bagi diri sendiri)

Dengan Self Talk ini sangat membantu kita untuk terus bangkit,pastinya ini membuat kita merasa lebih dihargai dan menghargai diri sendiri krena energi dan aura positif dalam diri jadi keluar bila kita juga membiasakan berpikir positif,sehingga kembali bangkit dari keterpurukan selalu semangat & selalu siap untuk menghadapi tantangan yang baru.

Mari tetap semangat teman-teman.

Friday, 4 May 2012

Waspadailah Sepuluh Kalimat Ini

Waspadailah Sepuluh Kalimat Ini
Ane sering kali ngamatin kehidupan dan suka juga ngamatin  orang-orang  berinteraksi satu sama lain, saling berbagi kalimat yang menyejukan hati, apakah itu interaksi verbal, ataupun secara tertulis di banyak jejaring sosial (Twitter ,Google + ,Facebook, dsb). Mungkin berbeda dengan yang lain , Ane punya struktur otak yang lebih suka mencermati apa yang tersirat dari pada  mendengarkan apa yang terucap dari mulut (atau tulisan) Big Master tersebut.

Big Master?  Ane selalu menganggap orang di sekitar ane adalah Master(guru). Ane bisa belajar banyak dari mereka,Ane bisa menemui bermacam contoh; contoh baik dan buruk . Ane juga dapat belajar dari hal salah dan hal benar yang sudah mereka lakukan, sekaligus  bisa langsung melihat efeknya pada diri mereka  sebelum berusaha ‘menirukan’ apa saja yang sudah mereka lakukan.

Terus ane dapat apa ya? Ane rincikan ada "sepuluh" kalimat yang mempunyai akibat yang lumayan unik dalam kehidupan. Ane ga berani mengatakan “mesti menghindari” kalimat-kalimat itu.. Ane hanya berusaha “mewaspadai” sebelum kalimat-kalimat itu membentuk kekuatan dan mulai menjadi penghambat dalam hidup ane.


1. Aku cuma lulusan Sekolah Dasar (SD)
“SD” dalam kalimat di atas boleh diganti dengan “TK”, “SMP”, “Kejar Paket A”, atau yang lainya.. Yang pasti, tingkat pendidikan bukanlah penentu yang utama dari keberhasilan seseorang. Tidak dipungkiri, bagi yang berpendidikan tinggi  lebih memppeluang berhasil dari pada yang berpendidikan rendah (maaf). Tetapi bukan berarti lulusan SD tidak bisa berhasil. Saya sering melihat bagaimana sebuah perusahaan yang mayoritas karyawannya sarjana, tetapi ternyata pemiliknya hanya lulusan SD. Anda juga bisa membaca salah satu cerita konyol mengenai hal ini di artikel Email Anak SMP. Bahkan, 6 dari 10 Pemuda Pengubah Dunia yang saya tulis beberapa waktu lalu itu juga tidak pernah lulus kuliah!

So, what? Saya akan berusaha untuk tidak menyalahkan pendidikan sebagai topeng kemalasan dan kebodohan saya. Jika tidak tahu, ya belajar.. simple kan?

2. Lingkungan saya tidak mendukung
Banyak sekali orang-orang hebat lahir dari keadaan yang sama sekali mendukung. Siapa saja? terlalu banyak untuk disebutkan . Beberapa di antaranya pernah tertulis di kategori Tokoh Inspiratif. Banyak tulisan dan lagu hebat yang justru lahir saat penulisnya masih di dalam penjara. Banyak orang kaya lahir dari keluarga miskin. Banyak ilmuwan yang dulunya dianggap bodoh atau gila, bahkan Thomas A. Edison pun pernah ditolak masuk SD karena dianggap idiot. Saat keadaan berkecamuk karena perang dan menjadi pengungsi, Albert Einstein malah dinobatkan menjadi Doktor dan Guru Besar. Bung Karno juga bukan sarjana politik, beliau adalah insinyur, dalam keadaan terbuang di Bengkulu, beliau malah merancang beberapa rumah dan merenovasi Masjid Jami’ di tengah kota. Tom Cruise? Ah, dia hanya seorang disleksia yang susah membedakan antara huruf “b” dan “d”. Keadaan bisa membuat berhasil tetapi bisa juga membuat gagal. Yup, Semua tergantung dari bagaimana cara melihat dan menghadapinya..

3. Masa lalu saya hancur
Dalam konteks ini, sepertinya kisah mengenai Oprah Winfrey bisa menutupnya. Yup, orang tuanya bercerai, dan lebih parah lagi, dia pernah diperkosa oleh saudara sepupunya. Tiap orang tahu, mengatasi problem masa lalu memang rumit. Masa lalulah yang membentuk diri dan menentukan bagaimana sifat dan sikap seorang manusia. Tetapi, itu “hanya film”.. yah, film! cukup untuk dilihat dan diikuti ceritanya, bisa dijadikan inspirasi atau motivasi hidup (kalo perlu), atau bisa juga dijadikan ‘hobi’ saat senggang. Tetapi, film hanya film.. berbeda dengan kenyataan sekarang.

Ia hanya dokumentasi sejarah dan tidak ada yang bisa dirubah. Kenapa harus ngotot pada sesuatu yang sudah tidak bisa dirubah? Lebih baik jika menyutradarai “film baru” yang ceritanya bisa dirubah seperti yang diinginkan.. saya biasa menyebut film baru tersebut: “Masa Depan“.

4. Saya tidak mungkin melakukannya
Hmm… saya tidak perlu mengkerdilkan diri dan kemampuan saya untuk berkata seperti itu. Saya percaya, sebagai ciptaan yang paling sempurna, ada kekuatan luar biasa yang telah diturunkan langsung dari atas ‘sono’ .

5. Saya khawatir jika hasilnya mengecewakan
Tidak ada satu orang pun yang tidak pernah mengecewakan orang-orang di sekitarnya. Tidak mungkin memiliki banyak teman tanpa memiliki sedikit musuh. Tidak ada karyawan yang sama sekali tidak pernah mengecewakan atasannya. Yang paling penting adalah apa yang harus dilakukan jika ternyata mengecewakan orang lain? yup.. Tiga Kata Ajaib mungkin bisa bisa membantu.. ^^

6. Saya tidak punya kesempatan
Hmm.. setahu saya setiap orang diberi waktu yang sama setiap harinya: 24 jam. Kenapa hasilnya bisa lain? Yup, setiap orang menggunakannya dengan caranya masing-masing. Memang, setiap orang dianugerahi lingkungan yang berbeda-beda. Ada lingkungan yang memang cukup kondusif untuk maju, tetapi ada juga yang destruktif bagi kemajuan. Tetapi, bukan berarti kesempatan itu tidak ada!

Jika melihat kemiskinan, berarti saya diberi kesempatan untuk mengentaskan kemiskinan. Jika melihat orang tertimpa musibah, berarti saya diberi kesempatan untuk menolong.. sekali lagi, Kesempatan! Ia selalu ada di sekitar saya. “Kesempatan” adalah pemicu kemauan seseorang untuk merubah sesuatu yang gak beres menjadi beres.. sesuatu yang gak baik menjadi baik. “Kesempatan” tidak hanya muncul pada situasi-situasi yang mengenakkan, malah sebaliknya, semakin kritis lingkungan, akan semakin banyak kesempatan yang muncul. Bukankah krisis ekonomi tahun 1998 yang lalu justru malah melahirkan banyak sekali jutawan-jutawan baru? Bukankah mereka yang ‘berhasil’ adalah mereka yang bisa melihat dan memanfaatkan “kesempatan” ini?

7. Saya takut salah
Nobody perfect! That’s all.. . Setahu saya.. orang yang takut salah dan takut gagal justru malah lebih banyak berbuat kesalahan. Tidak ada percobaan ilmiah yang tidak pernah gagal. Tidak ada pengusaha sukses yang belum pernah bangkrut, tidak ada peruntung tenar yang belum pernah mengalami kerugian, tidak ada aktivis yang tidak pernah teraniaya, tidak ada tokoh politik yang belum pernah dikritik, dan tidak ada selebritis terkenal yang belum pernah dicacimaki. Yup.. ini adalah “kuat-kuatan”, mereka yang tahan terhadap dampak kesalahan yang pernah dibuat dan tidak pernah berhenti berusaha.. merekalah yang berhasil..
belum tentu menyukainya). Demikian juga anak-anak lain yang dibesarkan dari keluarga bisnisman, ilmuwan, dan sebagainya. Sekalipun hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan psikolog, tetapi saya boleh percaya bahwa manusia punya kuasa untuk menciptakan “bakat”!

8. Saya tidak punya bakat
Bakat? talenta? yup.. saya akui, “Pintar memang bisa dipelajari, tetapi “bintang” adalah dilahirkan“. Ada beberapa orang yang dianugerahi talenta luar biasa. Tetapi, hal ini bukan berarti orang yang lainnya tidak mempunyai talenta apa pun, kan? Saya sering melihat bagaimana orang-orang bisa berhasil walau hanya berbekal satu atau dua talenta saja. Sebaliknya saya juga sering melihat banyak orang gagal dan terbuang walau sebenarnya multitalenta.

Sikap, perilaku, dan perkataan justru lebih menentukan bagaimana seseorang bisa dihargai dan diterima oleh lingkungannya. Saya sendiri lebih menghargai, mendukung, bahkan memprioritaskan “orang-orang biasa” yang berperilaku santun, tekun, dan lemah lembut, daripada mereka yang berbakat luar biasa tetapi memiliki sikap dan perkataan yang kasar atau tidak mengenakkan.. (I know it is ridiculous, but that’s the fact..

Hmmm.. anyway, “bakat” sendiri bukan sebuah hal yang statis. Bakat “ada” karena apa yang biasa dilihat, didengar, dirasakan.. ini proses selama bertahun-tahun. Seorang anak yang dilahirkan dari keluarga seniman.. karena terbiasa mendengarkan nyanyian ibunya sejak kecil, karena terbiasa melihat bapaknya menggambar, saya yakin, ketika dewasa ia akan mewarisi bakat seni orang tuanya (walau

9. Saya kurang beruntung
Yup, keberuntungan memang bisa dikatakan sebagai hal yang statis, ia tidak datang begitu saja pada setiap orang. Ia memang seperti anugerah. Jika keberuntungan memang sulit diusahakan, lalu kenapa tidak memintanya kepada Sang Pemberi Anugerah? . Dulu pernah ada penelitian mengenai hal ini. Lengkapnya pernah tertulis di artikel The Luck Factor. Yeah.. di situ terdapat beberapa tips untuk ‘merayu’ Sang Pemberi agar selalu melimpahkan keberuntungan pada umatnya.

10. Saya Takut Sakit Hati lagi
Di twitter, seorang sahabat pernah menulis “Mencintai, memiliki, dan merasa kehilangan adalah satu paket kehidupan yang tidak dapat dipisahkan..”. Selain itu, di blog ini juga pernah ada tulisan Tentang Perpisahan. Yup.. “Kelak, setiap orang pasti akan meninggalkanmu, atau justru kamu yang akan meninggalkan mereka.. “. Sakit hati juga sebuah bagian penting dari proses kehidupan.. bukankah Hati yang sempurna dan bijaksana adalah justru hati yang memiliki banyak bekas luka?