Sunday, 29 July 2012

Gempa 5,3 SR Guncang Lampung

Bandarlampung: Gempa 5,3 skala Richter menggoyang Lampung, Ahad (29/7) sekitar pukul 21.21 WIB. Getaran lindu sampai Kaur, Bengkulu.

"Gempa terjadi saat kami salat Tarawih. Getarannya terasa, bahkan sebagian jamaah sampai ke luar masjid," kata Sirajudin, Kepala Desa Linau, Kaur. "Tapi getarannya tak terlalu lama.

Data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisikan Bengkulu mencatat, lokasi gempa ada pada 6.15 lintang selatan (LS) dan 104.33 bujur timur (BT). Pusat lindu sekitar 100 kilometer barat daya Tanggamus, Lampung.

BMKG menyebutkan, pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.(Ant/ICH).




Metrotvnews.com

Friday, 27 July 2012

Bentrok Brimob Vs Warga Ogan Ilir Seorang Anak Tewas

Metrotvnews.com - Bentrokan terjadi antara anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatra Selatan dan warga Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Jumat (27/7). Bentrok mengakibatkan seorang anak tewas tertembak.

"Benar, informasinya ada korban satu orang. Saya belum dapat identitasnya. Kapolres Ogan Ilir masih di sana," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatra Selatan AKBP R. Djarod kepada Metrotvnews.com, Jumat malam.

Menurut Djarod, kejadian berawal dari kasus pencurian pupuk di lahan PT Perkebunan Nusantara VII rayon 3, pada 17 Juli lalu. Polisi beralasan ingin melakukan olah TKP dan berdialog dengan warga di desan tersebut. Namun, menurut Djarod, warga menyerbu kendaraan mereka.

"Sesaat setelah olah TKP, iring-iringan kendaraan kita, kendaraan yang paling belakang disebu warga. Mereka menggunakan senjata tajam dan melempari batu. Anggota melakukan tindakan pengamanan dan langkah-langkah di lapangan," kata Djarod. Soal penembakan, Djarod mengaku belum mengetahui kronologinya.

Wisnu, salah seorang warga, menjelaskan bahwa desanya didatangi ratusan Brimob bersenjata. Ia menduga polisi mencari pihak-pihak yang diduga provokator dalam bentrokan akibat konflik lahan PTPN dan warga, beberapa waktu lalu. Wisnu juga membenarkan soal kasus pencurian pupuk. Namun, kata Wisnu, polisi tak seharusnya main tembak saat menghadapi warga.

"Namanya juga kampung kalau lihat polisi senjata lengkap pasti heran. Mereka berkumpul melihat. Nah mungkin ada salah persepsi antara polisi dan warga. Karena melihat polisi bawa senjata, mungkin beberpa oknum warga melawan pakai batu, pakai kerikil. Kemudian mereka langsung nembak. Banyak anak-anak yang sedang di situ," kata Wisnu.

Korban tewas adalah Angga bin Darmawan, anak berusia 13 tahun. Korban tertembak di bagian telinga. Saat warga hendak membawa ke rumah sakit, kata Wisnu, polisi melarang sambil mengancam. "Katanya biar polisi saja yang bawa, beberapa warga ikut," jelas Wisnu.

Wisnu mengatakan, Angga akhirnya meninggal. Sejumlah warga lainnya juga mengalami luka-luka. Hingga pukul 20.00 WIB, situasi di Desa Limbang masih mencekam.(IKA)

Tuesday, 17 July 2012

Muhammadiyah Mulai Puasa 20 Juli, Lebaran 19 Agustus

YOGYAKARTA : Muhammadiyah menyerukan seluruh masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai apabila terjadi perbedaan dalam menentukan awal puasa Ramadhan di antara umat Islam.

“Perbedaan awal puasa Ramadhan itu tidak perlu dibesar-besarkan. Puasa adalah ibadah yang dilakukan atas dasar keyakinan dari masing-masing umat,” kata Din Syamsudin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi massa Islam telah menetapkan awal puasa pada 20 Juli sesuai perhitungan hisab karena pada Kamis (19/7) ketinggian hilal telah mencapai 1,36 derajat.

Menurutnya, saat ketinggian hilal 0,5 derajat, maka saat itu sudah dihitung sebagai awal bulan baru. “Perhitungan yang dilakukan Muhammadiyah mengacu pada pendekatan ilmiah. Perhitungan dengan dasar hisab pun sudah dilakukan sejak dulu,” katanya.

Selain menetapkan awal puasa pada Jumat (20/7), Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal atau Lebaran pada 19 Agustus. Muhammadiyah juga berencana tidak mengikuti Sidang Isbath (penetapan) awal Ramadhan yang biasa digelar Kementerian Agama dengan alasan untuk mengurangi ketegangan dan untuk kebaikan bersama.

Pemerintah, lanjut Din, sebenarnya tidak perlu menetapkan awal puasa dan 1 Syawal atau Idul Fitri, karena semuanya menyangkut keyakinan dari masing-masing umat.

“Pemerintah hanya perlu melakukan fasilitasi terkait penetapan hari libur bersama yang dibuat beberapa hari untuk mengayomi seluruh pihak,” tuturnya.

Friday, 13 July 2012

Brigadir Sukri Tertangkap Bawa 21 Kg Ganja

MEDAN - Satuan Res Narkoba Polresta Medan meringkus dua pengedar narkoba, satu di antaranya anggota Polda Aceh, di Jalan Medan Binjai, Rabu (11/7/2012).

Saat diamankan dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti daun ganja kering seberat 21 kilogram, satu unit Toyota Avanza BK 1365 KD, dan satu unit ponsel.

Tersangka yang berhasil diamankan Zainin Arbi (36), warga Dusun Jambur Laklak, Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara yang tinggal di Jalan Brigjen Zein Hamid Kompleks Town House No 1 Titi Kuning Medan Johor, dan Brigadir Sukri Ardi Benta, polisi yang bertugas di BA Sub Dit Paminal Polda Aceh.

Informasi yang dihimpun di Mapolresta Medan, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh petugas kalau satu mobil Avanza BK 1365 KD membawa senjata api ilegal.

"Ada oknum Polisi Aceh kita amankan bersama rekannya," ujar Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander, saat dikonfirmasi, Kamis (12/7) sore.

Namun ia masih belum mau menjelaskan secara detail, proses penangkapan tersebut.

"Masih kita kembangkan, sabar dulu ya," ujarnya singkat.


Editor : fitriadi
Sumber : Tribunnews