Tuesday, 11 November 2014

Cara Melatih Siswa Menghargai Temannya

Cara Melatih Siswa Menghargai Temannya


Saling menuliskan kebaikan dan kelebihan diri teman mereka masing-masing.

Kita sering mendengar anak-anak usia 8 sampai 12 tahun cenderung belum bisa menghargai temannya dalam bersosialisasi. Apalagi sosialisasi lingkungan tempat anak tinggal berada di lingkungan yang kurang perhatian orang tua, sehingga mereka cenderung meniru orang-orang dewasa di sekeliling mereka atau meniru

Saturday, 1 November 2014

Mengoptimalkan Ketrampilan Siswa

Mengoptimalkan Ketrampilan Siswa


Dengan banyaknya kegiatan yang melibatkan ketrampilan siswa dalam pembelajaran mampu mengoptimalisasi dan mengasah ketrampilan siswa, memotivasi diri siswa.

Hari Jumat, tanggal 31 Oktober 2014, siswa-siswi kelas 4C Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Ittihad Rumbai melakukan kegiatan membuat kreasi map dari bahan bekas yang di daur ulang. Kegiatan ini berkenaan dengan pembelajaran yang ada pada

Monday, 13 October 2014

Menjadi Guru yang Dicintai Siswa

Menjadi Guru yang Dicintai Siswa


Guru terlebih dahulu harus mencintai siswanya dengan memunculkan segala yang disuka siswa.

Mengharap seseorang mencintai kita tentu tidaklah mudah. Namun, tentu saja bukan hal yang mustahil, apalagi jika kita telah banyak tahu tentang orang tersebut. Jika keinginan untuk dicinta tersebut berhasil, maka rasa senang tak terhingga pada diri kita. Cinta sejati, itulah cinta yang diharapkan. Bukan

Wednesday, 10 September 2014

Cara Mengajari Anak Agar Pandai Bersyukur

Cara Mengajari Anak Agar Pandai Bersyukur




Cara pertama untuk menumbuhkan rasa syukur pada anak adalah dengan mencintai anak secara nyata (ilustrasi: pandawafm)

Orangtua perlu mengajar dan membimbing anak agar mereka tahu apa dan bagaimana caranya bersyukur. Pasalnya rasa syukur tidak tumbuh dengan sendirinya, apalagi pada diri seorang anak.

Untuk menumbuhkan rasa syukur pada anak, cara yang pertama adalah dengan mencintai anak.

Monday, 18 August 2014

Guru Memberi PR Pada Siswa, Tepat atau Keliru?

Guru Memberi PR Pada Siswa, Tepat atau Keliru?


Benarkah PR hanya buat anak jadi tertekan?

Pekerjaan Rumah (PR) sebenarnya memiliki tujuan baik, yaitu agar siswa semakin memahami dan mengerti materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Tetapi faktanya tidak sedikit siswa yang merasa stres menghadapi PR dari guru mereka. Akibatnya seolah PR membuat siswa jadi tertekan.

Saat ini memang banyak guru yang memberikan PR dengan kuantitas

Wednesday, 25 June 2014

Ingin Anak Cerdas, Orangtua Juga Harus Belajar

Ingin Anak Cerdas, Orangtua Juga Harus Belajar


Seberapa cerdas seorang anak bergantung pada orangtuanya.

Tingkat kecerdasan anak tergantung dari orangtuanya. Jika ingin memiliki anak cerdas secara utuh maka sudah seharusnya setiap orangtua melatih otaknya sendiri dengan terus belajar. Inda Helen, Fasilitator Resourceful Parenting Indonesia (RPI) mengatakan kecerdasan anak tergantung stimulus yang diberikan kepadanya.

Menurut Inda, satu

Thursday, 24 April 2014

Cara Membuat Anak Bersikap Terbuka dan Jujur

Cara Membuat Anak Bersikap Terbuka dan Jujur


Orang tua wajib aktif membentuk mental anak agar selalu bersikap jujur.

Orang tua wajib aktif membentuk mental anak agar selalu bersikap terbuka dan jujur, baik di rumah dan lingkungan sosial. Membuat anak terbuka dan jujur tentang hal-hal yang sensitif, dapat dimulai dengan mengubah gaya bertanya. Usahakan untuk bertanya dalam suasana yang nyaman. Ini bisa membuat anak lebih terbuka dan jujur

Friday, 7 March 2014

Jangan Buru-buru Ajarkan Calistung Pada Anak

Jangan Buru-buru Ajarkan Calistung Pada Anak


Mengajarkan calistung pada anak PAUD berbahaya bagi anak itu sendiri.

Orang tua sebaiknya jangan buru-buru mengajarkan baca tulis dan hitung (calistung) pada anak usia di bawah umur lima tahun (balita). Jika dipaksakan anak akan terkena 'mental hectic'. Memberikan pelajaran calistung pada anak dapat menghambat pertumbuhan kecerdasan mental, anak bisa menjadi pemberontak.

Anda atau siapa saja

Tuesday, 4 February 2014

3 Cara Belajar Efektif dan Bermakna Bagi Anak

3 Cara Belajar Efektif dan Bermakna Bagi Anak


Belajar melalui eksperimen lebih efektif & bermakna dibanding hanya teori.

Menciptakan proses belajar yang efektif dan bermakna bagi anak tidaklah sulit. Kuncinya adalah kegiatan belajar itu disesuaikan dengan karakter dan perkembangan anak. Untuk anak usia sekolah dasar (SD), berikut adalah aneka cara belajar efektif dan bermakna bagi anak yang SekolahDasar.Net kutip dari Kompas (4/2/2014),